BMX Supercross Kendal yang digelar Minggu, 22 November lalu diikuti oleh 180 rider dari berbagai daerah. Rame banget dan seru tentunya.

Lebih seru lagi karena event kali ini membuka kelas pra peewe. Kelas pra peewe ini untuk tahun kelahiran maksimal 2011. Anak-anak umur 4 tahun ini berhasil melibas race dengan baik tanpa ada yang terjatuh. Wow...

Saka, anak saya ikut di kelas peewe A. Walaupun hanya sampai final dan belum mendapat podium, tapi tetep dong nggak boleh menyerah. Lain kali semoga bisa podium. Amin.

Sedangkan Ayu, sepupu Saka ikut dikelas women open. Ini merupakan ketiga kalinya Ayu mengikuti pertandingan BMX. Ayu mendapat podium ke 4. Selamat....

Sesaat sebelum babak final ada kejadian ban bocor. Ban sepeda Saka bocor. Emaknya bingung karena nggak bawa ban cadangan. Untung ada mas Aris Maulana yang bersedia membantu. Mekanik yahud euy. Thanks mas banter. Hehehehe...

Ada yang menarik di BMX supercross kali ini. Apa itu??? Adalah roket rider. Apa dan siapa sih roket rider itu?

Yuhu, sini saya ceritain. Roket rider adalah nama yang saya gunakan untuk menyebut rider-rider dari Jepara. Beberapa dari mereka sudah berprestasi di kancah nasional.

Dan saya berkesempatan untuk mengenal mereka lebih dekat. Biasanya saya hanya bisa nonton mereka lewat streaming saat laga indonesian downhill sedang berlangsung. Dan cuma bisa membaca berita mereka saja. Namun kali ini berbeda. Mereka itu mempunyai skill yang luar biasa di BMX serta downhill.

Mau tahu siapa saja mereka? Ada Khoiful Mukhib pemenang juara umum idh 2015 dengan catatan waktu terbaik 2.12 detik. Saat idh di umbul sidomukti kemarin. Wooowww itu kayaknya sepedanya nggak nyentuh tanah alias terbang. Cepeeeet banget. Selain Mukhib, ada Abdul Hakim aka Jambol. Jambol ini juga nggak kalah kenceng. Doi berhasil menempati peringkat ke 3. Wow lagi kan.

Nah, selain mereka ini ada Ferry, Romi, Ancon, Febryan, Cakung, Aris Maulana, Robet, Rahen, Anjani dan satu lagi saya lupa namanya. Heheheee... Maap. Faktor U. Jadi cepet lupa. x_x

Saat BMX supercross kemarin roket rider ini tidak menyisakan podium untuk yang lain. Ngeborong podium euy. Congrats all. Kalian emang cah "banter" kaya roket. Hihihiiii

Para roket rider ini menyambangi base camp UNG MTB. Base camp pun jadi rame. Rame orang dan sepeda mereka tentunya. Ada sekitar 15 orang yang datang. Wuiih... Hihihiiii... Thank you for coming ya guys.

Mumpung kedatangan mereka, nggak afdol rasanya kalau nggak foto bareng. Setelah sesi foto berlanjut ke sesi ngobrol. Terutama untuk Saka nih. Biar ketularan semangat dan bisa jadi juara kayak mereka.

Karena keterbatasan peralatan perang untuk dokumentasi, cukuplah berbekal kamera smartphone yang nggak jernih jernih amat gambarnya. Jadi pengen dslr. Jepret jepret jadilah beberapa foto. Lumayanlah.

Dan kebersamaan dengan roket rider yang cuma sehari semalem itu jadi makin menambah teman, pengalaman dan semangat baru untuk Saka & Ayu. Agar bisa terus berprestasi seperti pembalap dari Jepara ini yang kencengnya wwwuuuuuusss kayak roket. Hehehehee...

7 Komentar

  1. Si ase pasti seneng banget ya ketemu pembalap2 sepeda trs langsung pengen jadi pembalap ga mak? Hehehhe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saka seneng bgt ketemu pembalap pembalap bmx sama downhill. Tapi yg lebih seneng emaknya, lumayan dapat coaching clinic langsung dari ahlinya. Hihihiiii
      Saka demen sepedaan mak. Tapi pengennya jadi astronot. Hahahaaa

      Hapus
  2. Mantab!!! Semangat terus!!!

    BalasHapus
  3. Waah keren Saka. Thifa belum berani naik sepeda roda dua >.<

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuk sepedaan sama Saka. Kapan kapan main ke kendal ya.

      Hapus
  4. Saka keren ih aktivitasnya macho banget, hahaha
    Moga event berikutnya naik podium ya, Saka

    BalasHapus